Museum Kebangkitan Nasional Indonesia sebagai pelestari budaya bangsa mempunyai misi melestarikan warisan budaya bangsa sebagai usaha mempertebal jati diri bangsa.
Gedungnya sendiri dibangun pada tahun 1898 digunakan sebagai tempat pendidikan STOVIA (School Tot Opleding Van Inlandsche Artsen)-Sekolah Kedokteran Bagi Bumi Putra-, sekakigus asrama. Tepat ditengah-tengah halaman terletak bangunan yang megah untuk difungsikan sebagai ruang rekreasi.
Mengingat digedung ini pernah terjadi peristiwa-peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, maka gedung ini sekarang dijadikan sebuah museum dengan nama museum kebangkitan nasional.
Melalui website museum kebangkitan nasional ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya sekaligus memperoleh gambaran tentang museum kebangkitan nasional secara jelas dan benar.
Kepala Museum Kebangkitan Nasional
Drs. R. Tjahjopurnomo